** PUSAT SEJARAH TNI ** - ** www.sejarahtni.mil.id ** - ** CENTER FOR INDONESIAN NATIONAL MILITARY HISTORY ** - ** www.sejarahtni.mil.id **
  Anda Pengunjung ke 1423937
 INDONESIA ] | ENGLISH ]
 
LOGIN
User ID
Password
 
 
silahkan registrasi untuk login perpustakaan khusus
BERITA TERKINI
KRONIK TNI
Kalender Peristiwa
Resensi Buku
Kritik dan Saran
Buku Tamu
 
Kata Kunci:
 



KALENDER PERISTIWA SEJARAH
YANG BERHUBUNGAN DENGAN TNI
DARI TAHUN 1945–SEKARANG
(BULAN MARET)

31 Maret
31 Maret 1981.  Operasi Pembebasan Sandera Penumpang Garuda di Don Muang Thailand
Pada Selasa dinihari tanggal 31 Maret 1981, 30 Prajurit Kopassandha-TNI AD dibawah Komandan Letkol Infanteri Sintong Panjaitan dan Koordinator Letjen TNI LB. Moerdani berhasil membebaskan 48 orang penumpang Garuda DC-9 di Don Muang, Thailand. Peristiwa tersebut menjadi perhatian TNI dan dunia karena pesawat Garuda DC-9 yang biasa dipanggil Woyla merupakan penerbangan lokal dengan rute Palembang-Medan. Awalnya pada 28 Maret 1981 pesawat tinggal landas dari Bandar Udara Talangbetutu, Palembang. Namun dalam perjalanan di udara 5 orang pembajak yaitu Machrizal, Zulfikar, Wendy Muhammad Zein, Abu Sofyan dan Imronsyah berhasil melumpuhkan seluruh penumpang dan awak pesawat. Mereka merupakan kelompok Islam sempalan yang menuntut pada pemerintah melalui hubungan komunikasi telepon untuk membebaskan sejumlah tahanan dari Peristiwa Cicendo 11 Maret 1981, Teror Warman serta Kasus Komando Jihad. Bahkan meminta tuntutan tambahan berupa uang sebesar 1,5 juta dollar AS. Mereka mengancam jika tuntutan itu tidak dipenuhi akan meledakkan Woyla dan seluruh penumpangnya.

Menghadapi keinginan tersebut, TNI dan Pemerintah tidak menyerah. Melalui berbagai upaya diplomasi dengan pembajak juga Pemerintah Thailand, Kabakin dan Letjen LB. Moerdani berhasil mengulur waktu dan mendapat ijin dari Pemerintah Thailand. Oleh karena itu setelah rencana matang, pada Selasa dini hari pukul 02.45 WIB seluruh pintu pesawat Woyla didobrak 30 prajurit Kopassandha dan dapat melumpuhkan 3 pembajak dan 2 luka parah. Terdapat satu prajurit yang terkena tembakan yaitu Letnan Ahmad Kirang dan pilot Herman Rante. Sedangkan penumpang tidak satupun yang terluka. Peristiwa tersebut membanggakan Pemerintah, sehingga Presiden menganugerahkan Bintang Sakti kepada 30 prajurit anti teror dan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat.

FirstPrev 1 2 3 4 5 6NextLast
 
email: telp:+62(21)5253352 Jalan: Gatot Subroto no.16 Kode Pos 12710 Jakarta Selatan Indonesia